Tap

Saturday, February 22, 2014

Harga McLaren 650S Bocor, Dijual Mulai Rp 3,7 Miliar?


Jenewa - Di ajang Geneva Motor Show 2014 yang akan dihelat bulan depan, McLaren akan meluncurkan supercar terbarunya, 650S. Tapi, sebelum debutnya, kini beredar mengenai bocoran harganya.

Dilansir laman 650S Forum, Sabtu (22/2/2014) dugaan harga dari McLaren 650S mulai beredar dan kabarnya akan dijual dengan harga mulai US$ 318.000 atau setara dengan Rp 3,7 miliar.

Tapi jika konsumennya ingin menambahkan dengan paket serat karbon maka akan dikenakan biaya tambahan sebesar 10.000 euro dan tambhan untuk paket interior kulit Alcantara dikenakan biaya 6.000 euro.

Harga tersebut memang belum resmi diumumkan oleh pabrikan yang bermarkas di Inggris. Pengumuman resminya akan dilakukan bertepatan dengan ajang Geneva Motor Show 2014.

Sekedar informasi, 650S akan bergabung dengan model-model seperti 12C dan P1 di line up mobil McLaren. Mobil tersedia dalam versi atap terbuka dan tertutup, McLaren menjanjikan performa yang tinggi.

Nama 650S sendiri berasal dari daya yang dihasilkan mesin twin turbo V8 yang digendong 650S. Mesin ini menghasilkan daya 650 ps atau sekitar 641 bhp. S sendiri merupakan singkatan dari Sport.

Dari eksteriornya, mobil ini mirip dengan mobil super P1 yang sudah laris dipesan berbagai konsumen di dunia. Bemper depan memberikan 650S sebuah desain dramatis dengan penggunaan lampu LED yang mirip dengan McLaren P1.

Aspek aerodinamika pastinya diperhatikan betul oleh McLaren. Mobil ini memiliki koefisen drag yang sama dengan 12C. Pada kecepatan 150 mil per jam, level downforce ditingkatkan sampai 24 persen.

Sandi-sandi Rahasia Permintaan Uang di Sengketa Pilkada Lebak

Jakarta - Seperti biasa, hampir setiap kasus korupsi pasti melahirkan sebuah sandi baru untuk membicarakan uang. Gunanya tentu saja untuk menghindari deteksi KPK. Sandi-sandi ini bahkan muncul juga dalam pengurusan sengketa Pilkada Lebak.


Dalam dokumen pemeriksaan yang didapatkan detikcom, Sabtu (22/2/2014), terungkap secara gamblang percakapan antara advokat Susi Tur Andayani dengan calon Bupati Lebak yang kalah, Amir Hamzah. Percakapan melalui sambungan telepon itu berhasil disadap KPK.

Saat itu Amir Hamzah memberitahu Susi jika Tubagus Chaeri Wardana alias akan berkordinasi dulu dengan Gubernur Ratu Atut Chosiyah. Kordinasi itu terkait dengan dana untuk pengurusan sengketa di MK.

Masih di dalam telepon, Amir sudah mewanti-wanti Susi agar hati-hati dalam berbicara. Amir menilai Susi yang dipanggil dengan sebutan 'Mbak Uci' terlalu gamblang dalam membicarakan uang.

"Saya sampaikan kepada Susi agar hati-hati dalam berkomunikasi karena jangan sampai ketahuan KPK," kata Amir seperti tertuang dalam dokumen.

Untuk menghindari 'radar' KPK, Amir berinisiatif membuat kiasan sendiri soal uang. Setidaknya ada empat kode yang dibikin oleh Amir.

- Tiga kampung sebagai penyebutan untuk Rp 3 miliar.
- Satu kampung sebagai penyebutan untuk Rp 1 miliar.
- Kunjungan sebagai penyebutan untuk permintaan Akil Mochtar.
- Si Masnya sebagai penyebutan untuk saudara Akil Mochtar.

Contoh kata kiasan itu memang ada di sejumlah percakapan. Tengoklah salah satunya seperti ini;

"Kalau satu kampung kan terlalu kecil kunjungan satu hari satu kampung," kata Amir di dalam rekaman percakapan.